Tiga Pilar dan Warga Desa Widoro Bersinergi Bersihkan Sungai untuk Antisipasi Banjir

Gotong royong pembersihan sampah yang dilakukan tiga pilar
Trenggalek, sigapnews.co.id - Sinergitas antara aparat kepolisian, TNI, dan warga Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek terlihat nyata dalam kegiatan kerja bakti membersihkan Sungai Widoro dari tumpukan sampah dan ranting pohon. Kegiatan ini bertujuan mencegah potensi bencana alam hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu pagi ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Widoro, Bripda Yusuf Nur Iman, bersama perangkat desa, Babinsa, dan PMI. Mereka fokus membersihkan bagian bawah Jembatan Ijo di Dusun Krajan Wetan, yang dipenuhi sampah akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gandusari, Iptu Katik, S.H., mengungkapkan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah Gandusari menyebabkan aliran sungai membawa sampah dan ranting pohon. Sampah-sampah ini menumpuk pada tiang penyangga jembatan, sehingga berpotensi menyumbat aliran sungai.
“Penumpukan sampah di tiang jembatan dapat menyebabkan aliran air tersumbat, yang berisiko menimbulkan banjir dan merusak infrastruktur jembatan. Oleh karena itu, tiga pilar desa bersama warga berinisiatif melakukan pembersihan,” jelas Iptu Katik.
Bripda Yusuf juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak musim hujan. “Keberadaan sampah yang tersangkut di jembatan dapat menyebabkan aliran air sungai meluap, yang berisiko terhadap kondisi jembatan. Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan terhadap potensi bencana,” ujarnya.
Bripda Yusuf juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. “Berkat kerja sama dengan Pak Lurah, perangkat desa, Babinsa, PMI, dan warga sekitar, kegiatan ini berjalan lancar. Semua bahu-membahu membersihkan lokasi yang menjadi titik kritis aliran sungai,” tambahnya.
Memasuki musim penghujan yang disertai cuaca ekstrem, langkah proaktif seperti ini menjadi penting. Dengan menjaga kebersihan sungai, diharapkan aliran air tetap lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan. Pihak kepolisian juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap kerja bakti ini bisa menjadi contoh positif bagi desa-desa lain untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama, terutama menghadapi potensi bencana di musim penghujan,” tutup Bripda Yusuf.
Editor :Lendra Maradona
Source : Laporan Langsung